Pada hari Kamis, 16 Oktober 2019 diselenggarakan upacara BON VOYAGE ke-46 para lulusan Progam Diklat Pelaut Tingkat I Bidang Keahlian Nautika dan Teknika pada Balai Besar Pendidikan Penyegaran dan Peningkatan Ilmu Pelayaran (BP3IP) Jakarta,  dengan tema   ”Through the 46th Bon Voyage, We Enhance the Quality of Indonesian Seafarers for Shipping Industry 4.0”

Tema ini sesuai dengan strategi Presiden Republik Indonesia  yang mencanangkan tahun 2019 ini sebagai tahun Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Pada upacara wisuda ini, bertindak selaku Inspektur Upacara Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan beliau mengucapkan SELAMAT kepada peserta Bon Voyage ke-46 yang telah berhasil melalui rangkaian kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Kepelautan Tingkat I pada BP3IP Jakarta.

Kepala BPSDMP dalam sambutannya juga menyampaikan kepada wisudawan bahwa keberhasilan yang telah mereka capai ini, hendaknya tidak membuat  cepat berpuas-diri, melainkan menjadi pendorong semangat dalam menghadapi tantangan masa depan yang semakin berat, dimana tuntutan tugas dan tanggung jawab sebagai pelaut juga semakin berat dalam menghadapi persaingan global dan Perkembangan Industri 4.0. Walaupun sudah mencapai tingkat tertinggi, namun jangan pernah berhenti untuk mengembangkan diri, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sehingga menjadi pelaut yang handal dan millenial di era industri 4.0.

Pada hari ini telah dilantik oleh Kepala BPSDMP sebanyak 101 (seratus satu) orang lulusan program diklat pelaut  yang terdiri dari Diklat Pelaut Tingkat I Bidang Keahlian Nautika berjumlah 67 orang, lama diklat 4 bulan dan Diklat Pelaut Tingkat I Bidang Keahlian Teknika berjumlah 34 Orang, lama diklat 4 bulan.

Kepada masing–masing peserta Bon Voyage diberikan Surat Pendidikan dan Pelatihan Kepelautan Tingkat-I Nautika dan Surat Pendidikan dan Pelatihan Kepelautan Tingkat-I Teknika beserta penyerahan Certificate of Competency (COC), Certificate of Endorsment (COE) yang sangat diperlukan saat para wisudawan akan kembali bekerja di kapal.

Dalam rangka menuju Indonesia Emas di tahun 2045, diperlukan peningkatan industrialisasi, penyiapan SDM yang unggul, sarana prasarana  yang berbasis teknologi,  serta dukungan good governance dan regulasi serta iklim investasi yang kondusif. Untuk menunjang hal tersebut,  diperlukan SDM yang unggul dalam memenuhi kebutuhan transportasi yang terkoneksi, andal, selamat, aman, dan nyaman. Hal ini sejalan dengan amanah Presiden yang mencanangkan tahun 2019 sebagai tahun SDM maupun lima tahun yang akan datang.

Era digitalisasi dan revolusi industri 4.0, makin membuka tantangan dan peluang baru untuk melakukan pengembangan pendidikan dan pelatihan baru dalam menjawab kebutuhan industri pelayaran kedepan, sehingga perlu dilakukan pengembangan kurikulum dan kompetensi tenaga pengajar dan instrumennya serta sarana dan prasarana yang memadai. Dalam menghadapi tantangan digitalisasi dan era industsi 4.0, dalam sektor pendidikan pelaut BP3IP telah memulai dengan menyelenggarakan distance e-learning, dan melakukan kolaborasi dengan stakeholder, serta mengembangkan diklat non mandatory yang diperlukan pasar.

Kita semua tahu bahwa para pelaut dalam menjalankan tugas dan pekerjaannya penuh risiko dan tantangan dalam menghadapi ketidakpastian alam dan meninggalkan keluarga yang dicintai demi profesinya sebagai pelaut, secara pribadi dan selaku pimpinan Badan Pengembangan SDM Perhubungan,

Akhirnya, Kepala BPSDMP sangat berharap kepada para wisudawan sekalian, setelah lulus Diklat Pelaut dari Lembaga Diklat Pelaut yang telah mendapatkan pengakuan dan memenuhi ketentuan internasional ini, tentunya sertifikat kompetensi yang mereka miliki  telah diakui secara internasional. Untuk itu para wisudawan dapat berkontribusi dalam pembangunan dan pengembangan industri maritim baik secara internasional dan nasional.

 


Visitors Counter

Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
204
880
3590
83809
8597
18328
91996

Your IP: 3.235.45.196
2020-08-15 17:45

Who's online

We have 77 guests and no members online