Jakarta (10/10) – BP3IP Jakarta  dan Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut menyelenggarakan acara Bimtek ISM CODE dan Pengoperasian Kapal yang berlangsung di Ballrom Wisma Antara Lt. II Jakarta Pusat.

Diklat yang diikut 125 orang ASN seluruh Indonesia pesetra berlangsung selama 3 hari, mulai 10 s.d 12 Oktober 2019 Hotel Mercure Sabang, Jakarta Pusat.Mata pelajaran akan di sampaikan oleh Instruktur dan Dosen BP3IP Jakarta. Metode diklat yang disampaikan berupa ceramah, diskusi, studi kasus permalashan di Pelabuhan serta di akhiri dengan ujian potensi para pesetra diklat.

Pembukaan diklat dihadiri oleh Pejabat Direktur Jenderal Perhubungan Laut, yang di wakilkan oleh Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Para Pejabat di Lingkungan DJPL, Direktur dan Pejabat Eselon III dan IV BP3IP Jakarta, Para PPK Pengoperasian Kapal Perintis dan Tim Verifikasi pada Pelabuhan Pangkal Kapal Perintis. Diklat dibuka secara resmi oleh Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut –Dr. Capt. Wisnu Handoko, MSc.

Pada sambutan nya disampaikan Capt. Wisnu H. merupakan keselamatan  kapal dan Pengoperasian Kapal Milik Negara untuk meningkatan wawasan dan ilmu pengatahuan bagi para pesetra diklat dalam mengawasi dan mengoperasikan kapal milik negara. Khusus nya para pesetra diklat bisa terkait standar Internasional manajeman keselamatan kapal serta pencegahan atau pengendalian percemeran lingkungan dan agar kegiatan diklat ISM Code dan Pengoperasian Kapal mampu melalukan pengawasan terhadap tata kelola operasian kapal perintis milik negara guna meningkatkan pelayan kapal perintis di seluruh wilayah Indonesia.Kiranya para pesetra diklat bisa mengikuti dengan penuh tanggung jawab agar sesuai PM Perhubungan No 45 tahun 2012 tentang Management keselamatan kapal bahwa kapal penumpang dengan segala ukuran sejak Juli 1998 harus menerapkan management keselamatan kapal (International Safety Management / ISM Code) secara efesian dalam pengoperasian kapal.

Isu saat ini perusahaan Pelayaran tidak dapat menyajikan data dukung laporan Pelayaran (Voyage report) pada waktu pencairan tagihan, jika perusahaan pelayaran operator telah menerapkan ISM Code secara benar, data- data dukung dapat disajikan secara cepat oleh DPA, Nahkoda dan Anak Buah Kapal  (ABK) karena tugas- tugas dan tanggung jawab setiap elemen pada Safety Management System (SMS). PM Perhubungan No: 55 tahun 2019 tentang Komponen Biaya Dan Pendapatan Yang Diperhitungkan Dalam Kegiatan Pelayanan Publik Kapal Perintis telah terbit untuk penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) sudah detail persyaratan Calon Penyedia Jasa dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) disusun secara detail, Dan setelah kegiatan ini untuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk menyiapkan lelang tidak mengikat agar di awal januari tidak terjadi kekosongan layanan.Oleh kerena itu pelatihan tersebut menghasilkan ASN di lingkungan Kementerian Direktorat Perhubungan Laut yang kompeten dalam pengoperasikan dan pengawasan kapal milik negara.


Visitors Counter

Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
2524
2993
25961
1345209
92478
81059
1400608

Your IP: 34.239.154.240
2022-11-26 19:07

Who's online

We have 40 guests and no members online