BP3IP Jakarta melakukan aksi "Jemput Bola" sosialisasi dan pemasaran diklat ke masyarakat kemaritiman di Ambon. Targetnya, terealisasi kerjasama diklat yang dituangkan dalam Perjanjian Kerjasama (PKS).

Balai Besar Pendidikan Penyegaran dan Peningkatan Ilmu Pelayaran (BP3IP) Jakarta terus aktif melakukan aksi "jemput bola" dalam memberikan pelayanan diklat kepada masyarakat. Sebagaimana yang telah dilakukan dalam berbagai kesempatan sebelumnya di sejumlah daerah, beberapa waktu lalu "Tim Bidang Usaha" BP3IP Jakarta kembali melakukan kegiatan sosialisasi diklat. Kali ini kepada masyarakat kemaritiman Ambon. Dalam kegiatan ini, Tim Bidang Usaha BP3IP dipimpin oleh Kepala Bidang Usaha, Dr. Ignatius Joko Susanto, S.Sos, M.Si. Dalam kunjungan kerja ke KSOP Kelas I Ambon dan Akademi Maritim Maluku (AMM). Selain mensosialisasikan perkembangan layanan diklat kepelautan dan kemaritiman yang dilaksanakan oleh BP3IP, juga di bahas teknis kerjasama diklat antara BP3IP dengan masyarakat di Ambon melalui KSOP Kelas I Ambon dan AMM tersebut.

Dr. Ignatius Joko Susanto mengatakan, BP3IP sebagai Unit Pelaksana Teknis yang melaksanakan pendidikan keahlian dan keterampilan pelaut, secara berkesinambungan melakukan peningkatan kompetensi dan kualitas mutu pendidikan dalam upaya untuk meningkatkan kinerja pelayanan dan kelancaran sistem pembelajaran.

"Dalam rangka peningkatan jumlah peserta diklat, kompetensi dan kualitas mutu pendidikan kepelautan di BP3IP, salah satunya dengan melakukan pemasaran program diklat guna menunjang pelaksanaan pendidikan yang mengacu pada ketentuan terbaru yaitu ketentuan yang di terbitkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan Standarisasi Diklat, Sertifikasi dan Dinas Jaga (STCW 1978/ Amandemen 2010)", kata Dr. Ignatius Joko Susanto.

Oleh karena itu perlu dilaksanakan penjajakan kerjasama diklat yang mengacu pada ketentuan tersebut dan adanya Surat Keputusan Direktur Balai Besar Pendidikan Penyegaran dan Peningkatan Ilmu Pelayaran berupa SK.046/UM.001/BP3IP-2011 tentang Penjabaran Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 58 Tahun 2009, sehingga pelaksanaan diklat kepelautan dapat berjalan dengan baik dan sesuai serta proses pembelajaran berjalan optimal dan kinerja pelayanan meningkat.

Dikatakan, maksud diadakannya penjajakan kerjasama diklat pelaut ke KSOP Kelas I Ambon dan Akademi Maritim Maluku (AMM) Ambon adalah salah satunya untuk menunjang kelancaran jalannya pendidikan kepelautan yang sesuai pada ketentuan terbaru Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan STCW 1978/ Amandemen 2020 dan meningkatkan kompetensi para pekerja pelabuhan atau pelaut yang bekerja di lingkungan KSOP Kelas I Ambon.

Adapun tujuan diadakannya penjajakan kerjasama diklat ini adalah untuk menindaklanjuti agar ketentuan terbaru Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, STCW 1978/ Amandemen 2010 serta Surat Keputusan Direktur BP3IP Jakarta berupa SK.046/UM.002/BP3IP-2011, dapat berjalan dengan baik dan mencapai tujuan yang di kehendaki.

Target

Dalam Kunjungan ke Ambon tersebut, didapat sejumlah point penting. Antara lain, dengan kegiatan itu di harapkan menjadi kolaborasi dan koordinasi yang baik untuk kerjasama kedepannya BP3IP dengan KSOP Kelas I Ambon dalam menyelenggarakan diklat bagi pegawai, Pekerja Pelabuhan dan Pelaut yang bekerja di lingkungan KSOP Kelas I Ambon.

Point selanjutnya adalah, sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor. 60 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan dan Pengusahaan Bongkar Muat Barang dari dan ke kapal, BP3IP Jakarta melakukan penjajakan kerjasama dengan KSOP Kelas I Ambon untuk melaksanakan Diklat Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) sehingga nantinya kegiatan bongkar muat barang di pelabuhan dilaksanakan oleh Tenaga Kerja Bongkar Muat yang memenuhi standar laik operasi dan menjamin keselamatan pelayaran.

Terkait dengan kondisi Akademi Maritim Maluku (AMM) Ambon yang belum memiliki Simulator dan Approval/ Persetujuan penyelenggaraan pendidikan pelaut dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan (Ditkapel) Kementerian Perhubungan sehingga lulusannya hanya memperoleh Ijazah Diploma 3 dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, maka BP3IP melakukan penjajakan kerjasama untuk melaksanakan diklat Basic Safety Training (BST), Diklat Pelaut Rating Dinas Jaga Dek dan Rating Dinas Jaga Mesin.

Untuk itulah, selanjutnya di harapkan terbentuk Perjanjian Kerjasama (PKS) antara BP3IP dan Akademi Maritim Maluku (AMM) Ambon.


Visitors Counter

Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
461
559
5016
448187
17998
23859
459525

Your IP: 3.236.232.99
2021-10-23 21:57

Who's online

We have 73 guests and one member online